kiyomilittlewish

Kiyomi Little Wish : #Heartthrob | a Story Behind (Part 1)

Januari 09, 2018


Naskah Kiyomi Little Wish :#Heartthrob aku tulis pada bulan April 2016. Membutuhkan waktu sekitar empat bulan hingga akhirnya naskah ini rampung. Lama? Memang. Ada banyak hal yang membuat akhirnya naskah ini tak kunjung rampung (yang nulis kebanyakan mager dan baper ^^).


Ide awal cerita ini bermula saat—entah mengapa, tiba-tiba saja—aku ingat pernah nonton K-Pop Cover Dance Competition yang diadakan oleh SBSquad. “Hem, sepertinya menarik kalau aku membuat cerita yang ada cover dance-nya,” pikirku saat itu.


Nama Kiyomi aku ambil karena terinspirasi lagu Kwiyomi Song yang ada di ponsel (yeah, aku masih suka mendengarkan lagu itu). Kedengaran cute-cute gimana gitu. Nah, menyesuaikan namanya, aku membuat karakter Kiyomi menjadi cewek yang manja-manja gemesin gitu. Kan nggak seru kalau namanya Kiyomi, tetapi peringainya melebihi preman pasar.


Sementara nama Ergas tiba-tiba tercetus begitu saja waktu aku sedang jalan kaki sambil merenung. Nggak tercetus tiba-tiba juga, sih. Waktu itu lagi keinget seorang teman gitu ceritanya.


Nah, kalau Daehan, namanya aku ambil karena aku suka nonton Superman Returns dan paling suka kalau Daehan nongol. I like that baby very much. Yah, meskipun kini udah nggak bisa dibilang bayi lagi, sih.


Untuk masalah judul, aku sempat merombak-rombak. Mulai dari yang ada kata-kata Seoul-nya (dicoret karena setting utamanya bukan di Seoul), Bloomy Kiyomi (dicoret karena mempertimbangkan satu dan lain hal), Love Possession (dicoret karena nggak sreg), dan masih banyak lagi. Kiyomi Little Wish tercetus saat keinget lagunya Girls’ Generation yang Tell Me Your Wish.


Awalnya, tidak ada unsur wish dalam cerita ini. Isi ceritanya pun mengalami banyak perubahan (mulai dari sudut pandang, ending, karakter, plot). Pas judulnya udah ketemu, baru deh nyempilin unsur wish dalam cerita.


Pas searching Eyang Google, nemu salah satu tempat di Seoul yang biasa dipakai untuk make a wish. Namanya Palseokdam. Pas banget! Buat kalian yang pernah nonton NCT Life in Seoul, pasti udah nggak asing sama tempat satu ini.




Palseokdam

Terus mikir, wish apa ya yang kira-kira bakal diminta Kiyomi? Ngefek nggak sama jalan cerita?


Setelah berpikir keras, ketemu deh istilah heartthrob (itu pun nggak sengaja, gara-gara ngetik heartbeat). Alhasil, judulnya pun jadi KiyomiLittle Wish : #Heartthrob (pakai tagar biar kekinian.)


Lagi-lagi, aku merombak cerita. Aku penginnya wish-nya ini memengaruhi jalan cerita. Untung saja proses menulis baru sekitar sepuluh halaman. Jadi, proses perombakan nggak makan waktu lama. Gara-gara perombakan itu juga, ceritaku yang awalnya nggak ada prolog akhirnya jadi memakai prolog.


Aku memang bukan tipe penulis yang suka bikin kerangka cerita (outline). Paling-paling cuma premisnya apa, karakter-karakternya siapa aja, konfliknya apa aja. Selebihnya, itu murni spontanitasku dalam menulis.


Bukannya apa-apa, kalau menulis kerangka cerita per bab gitu, rasanya malah membatasi kreativitasku, jadi nggak fleksibel. Soalnya, aku tipe orang yang suka spontan. Misal pengin masukin adegan ini, padahal awalnya nggak ada rencana. Pakai kerangka maupun tidak, yang penting cerita selesai ^^.


Dan, aku tipe yang suka tiba-tiba melakukan swasunting (self-editing) di tengah-tengah cerita, walaupun ceritanya belum selesai. Itu memakan waktu, memang. Tapi, gimana ya, tangan udah gatel aja kalau tahu ada yang nggak sesuai tapi nggak langsung membetulkannya. Every writer has their own style, right?


Untuk cover dancer, untung saja aku memiliki teman yang berkecimpung di dunia itu (dia bukan cover dancer sih, tetapi cover singer). Jadi, sedikit banyak pemahamanku bertambah tentang dunia cover dancer.


Terus, kenapa harus ada orang Koreanya?

Yah, sebenarnya bisa-bisa aja sih kalau karakternya diganti orang Indonesia. Tapi… ini berkaitan dengan wish Kiyomi, juga tentang jalannya cerita nantinya (nggak mau spoiler, makanya beli bukunya ^^).


Nah, bagaimana hingga akhirnya aku berani mengirimkannya ke penerbit lalu atas izin Allah bisa terbit? Nanti aku share di cerita selanjutnya.



Oh, ya, kalian sudah baca Kiyomi Little Wish: #Heartthrob belum? Kalau belum, boleh pakai banget loh kalau mau diadopsi ^^. 
Kalau sudah beli dan baca, sudah rate di Goodreads?



Luv,



Dhea Safira

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe



Dhea on Wattpad